Konsep Biaya Modal dan Contoh Perhitungannya

Apa itu Biaya Modal?

Biaya modal atau cost of capital merepresentasikan biaya yang sebenarnya dikeluarkan oleh perusahaan untuk memperoleh pendanaan. Sumber pendanaannya sendiri dapat berasal dari 2 jenis sumber, yaitu

  1. Ekuitas/Equity berupa:
    1. saham biasa (common stock),
    2. saham preferen (preferred stock),
    3. laba ditahan (retained earnings).
  2. Debt/Hutang jangka panjang, misalnya obligasi atau pinjaman bank jangka panjang

Konsep Biaya Modal atau Cost of Capital

Secara umum, perhitungan biaya modal (cost of capital) ini dapat dihitung dengan cara menjumlahkan biaya ekuitas/equity (cost of equity) dan biaya hutang (cost of debt).

Dari konsep tersebut, jelas bahwa nilai dari biaya modal ini juga berhubungan erat dengan struktur modal perusahaan, yakni proposi jumlah ekuitas/equity dan proporsi jumlah hutang/debt yang dimiliki perusahaan. Ketika kita mempertimbangkan proposi equity dan proporsi hutang/debt, maka biaya modal ini dikenal juga dengan istilah Weighted Average Cost of Capital (WACC) atau Biaya kapital rata-rata tertimbang, dengan cara perhitungan sebagai berikut:

[(Proporsi hutang x Biaya Hutang)*(1 – %Pajak)] + [Proporsi Equity x Biaya Equity]

Continue reading